Sudah 1 181 Mobil Pemudik Disuruh Putar Balik Ke Jakarta

Ia menegaskan bahwa warga dari luar daerah masih boleh melintas selama membawa hasil tes COVID-19 yang negatif. Pasalnya, ia yang sudah jauh hari hendak mudik ke Palembang bertemu keluarganya terpaksa tertunda lantaran tak diizinkan melintas oleh petugas. Satu persatu kendaraan pribadi yang melintas diperiksa di Posko penyekatan di Keramasan Ogan Ilir. Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem itu menilai sanksi tegas harus diterapkan. Hal ini diharapkan membuat masyarakat berpikir ulang untuk nekat pulang ke kampung halaman.

Pemudik disuruh untuk putar balik

Tentunya mereka harus membayar tes PCR atau swab antigen tanpa subsidi pemerintah sebagai konsekuensinya. Dilaporkan, para pemudik tersebut disuruh putar balik karena tidak menjalankan protokol kesehatan dengan benar. Akan tetapi, salah seorang dari keluarga itu emosi dan lantas meneriaki sang petugas dengan sebutan hewan. Rata-rata, menurut Suparno, para pemudik tak memenuhi persyaratan untuk mudik. Bahkan ada pengendara ngeyel yang berteriak karena menolak untuk memutar balik kendaraannya.

Sebanyak delapan titik pintu masuk Jawa Timur disekat guna mencegah gelombang arus mudik dari daerah Jabodetabek, zona merah penyebaran Covid-19, serta aglomerasi wilayah yang telah ditetapkan sebagai wilayah PSBB. Surabaya – Untuk mencegah arus mudik masuk ke Jawa Timur dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19, delapan titik pintu masuk disekat. Untuk mengendalikan mobilitas warga, Polda Metro Jaya telah menyiapkan 8 titik penyekatan di sejumlah area, seperti jalan tol, terminal serta beberapa ruas jalan arteri.

Menurutnya, penyekatan dalam rangka Operasi Lilin Candi tersebut sebagai antisipasi pemudik atau pendatang dari luar daerah. Pemudik tersebut terpaksa harus memutar balik ke wilayah asal untuk melakukan isolasi mandiri di daerah asal. Total kendaraan pemudik yang diminta putar balik selama enam hari pelaksanaan Operasi Ketupat 2020, mencapai lebih dari 15 ribu kendaraan. Dalam Operasi Ketupat 2020, petugas berjaga di pos-pos penyekatan selama 24 jam secara bergantian. Selain itu, saat menjelang magrib juga dibagikan makanan takjil untuk masyarakat yang melintas kawasan tol untuk berbuka puasa.

Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo menyebut ribuan kendaraan yang diputar balikan tersebut hendak keluar Ibu Kota lewat Pintu Tol Bitung arah Merak dan Pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat. Menurut dia, tidak semua kendaraan dari luar Lampung yang pengendaranya harus melakukan pemeriksaan fast antigen atau memeriksa swab/PCR, karena tidak keluar kota. “Kalau memang mudik harus punyak fast antigen atau PCR,” ujar lelaki berusia 25 tahun tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan ribuan kendaraan terjaring selama 24 jam pemberlakukan operasi di dua gerbang tol pada Kamis (6/5). Pemerintah resmi melarang mudik berdasarkan hasil survei yang dilakukan di mana masih ada 24 persen warga yang bersikeras mudik meskipun sudah ada imbauan tidak mudik dari pemerintah. “Kami sadar bahwa pemudik sepeda motor juga cukup besar, itu perlu kami amati potensi mereka untuk lolos dari wilayah pencegatan juga cukup besar, itu yang mungkin terjadi,” katanya. Selain itu, menurut dia, yang seringkali luput dari pengawasan adalah sepeda motor di mana bisa melintas melalui jalan-jalan alternatif dan tidak melalui tol. Kendaraan pemudik diminta putar balik dengan keluar toll Jakarta-Tangerang. Langkah ini sebagai tindaklanjut dari larangan Mudik atau pulang kampung dari Presiden Jokowi di tengah pandemi Corona.

Istiono menjelaskan dari Jumat pukul 00.00 WIB, terlihat para pemudik dengan menggunakan kendaraan pribadi berbondong-bondong meninggalkan Jakarta menuju arah Jawa Tengah. Check point lainnya juga dilakukan di Terminal Bus Kertonegoro, Ngawi dan Terminal Bus Kembang Putih, Tuban. Operasi dilakukan bersama Tim Gabungan TNI, Dishub dan Satpol PP. Selama operasi Tim menemui sejumlah kendaraan roda yang hendak mudik. Pos perbatasan tersebut mulai dijaga ketat tim gabungan Polres Polman, Polsek Binuang, TNI dan Dishub untuk melakukan pengamanan dan pembatasan kendaraan pengendara yang melintas di wilayah perbatasan Polman- Pinrang. Ia mengatakan, petugas akan merazia kendaraan dari luar Lampung (non-BE) dan memeriksa kelengkapan protokol kesehatan dan surat-surat swab/PCR dan fast antigen.